Kamis, 18 Juni 2015 0 komentar

Teliti Sebelum Membeli

"TELITI SEBELUM MEMBELI" adalah suatu himbauan ataupun peringatan lama, namun penting diingatkan kembali untuk mengantisipasi "nafsu" berbelanja konsumen yang membuncah di bulan Ramadhan yang bermula pada hari ini, 18 Juni 2015 atau 1 Ramadhan 1436 H.

Sekali lagi, pesan "Teliti Sebelum Membeli" yang popular saat siaran iklan tv bernama siaran niaga, penting diingatkan kembali untuk mengantisipasi strategi para produsen, dimana dipastikan para produsen atau pemilik suatu bisnis akan memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mendongkrak penjualannya.

Dengan demikian, ketelitian yang dimaksud disini harus anda kaitkan dengan, strategi yang dilakukan untuk mendongkrak penjualan oleh produsen.

Salah satu strategi mendongkrak pasar yang sering dilakukan adalah pemberian potongan harga (diskon). Potongan harga itu sendiri praktiknya macam-macam. Ada potongan harga langsung 50 persen. Ada pula beli 1 dapat 2. Atau pilihan lain, beli 2 dapat 3. Disinilah pentingnya pemahaman terhadap pesan "Teliti Sebelum Membeli".

Selain memanfaatkan potongan harga, strategi yang lazim digunakan untuk mendongkrak penjualan adalah menggabungkan isu dan waktu. Praktiknya, isu Cuci Gudang. Atau, menyebut harga khusus selama Ramadhan saja.

Langkah lain dapat berupa kemudahan. Contohnya, Cicilan bunga 0%. Atau, tawaran kenaikan limit / pagu kredit bagi pengguna kredit dengan memanfaatkan isu bulan Ramadhan. Dapat pula promosi yang menggabungkan teknologi yang sedang berkembang sekarang ini (promosi melalui Black Berry Messenger (BBM), Line, WhatsApp, Facebook, Twitter, Google+, dan media jejaring sosial lainnya) dengan bantuan internet. Contohnya seperti promosi produk yang akan dipasarkan ke masyarakat luas dan meminta agar mengirimkan kode yang tertera di kemasan produk tersebut. Para konsumen yang mengirim kode tersebut, akan mengirim sebanyak-banyaknya sesuai dengan pembelian produk tersebut, dan berharap mendapatkan hadiah dari promosi yang diselenggarakan oleh produsen yang memproduksi atau mempromosikan produk tersebut.

Sebagai contoh, mungkin anda pernah menyimak pesan kecil yang tertera di kemasan suatu produk yang anda telah beli: "ketik *** (spasi) nama#asal#tanggal lahir (ddmmyy)#alamat#kota kirim ke ####. S&K berlaku

S&K berarti Syarat dan Ketentuan. Syarat dan Ketentuan yang dimaksud adalah persyaratan yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memproduksi produk tersebut dengan atau digabungkan dengan promosi yang diselenggarakan oleh pihak distributor dalam rangka memperluas jangkauan produk yang dijual, sehingga segala ketentuan yang menyangkut produk tersebut adalah tanggung jawab dari perusahaan dan atau pihak distributor. Sehingga para konsumen masih tetap mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Dengan kata lain, bukan tanpa syarat dan ketentuan.

Strategi lain tentu masih banyak! Dan, hal yang tidak kalah pentingnya untuk diteliti sebelum membeli adalah informasi yang terkait dengan hal utama (spesifikasi teknis) produk, khususnya batas waktu kadaluarsa produk. Suatu produk memiliki batas waktu dimana perusahaan memberikan kepuasaan bagi para pelanggan karena telah membeli produk tersebut, dan perusahaan telah melakukan uji coba yang telah dilakukan oleh pihak-pihak mereka dalam segala aspek yang dibutuhkan oleh para konsumen, sehingga para konsumen dapat menggunakan produk yang dijual untuk mereka.

Terakhir, yang harus anda perhatikan atau teliti sebaik mungkin, adalah garansi suatu produk. Garansi atau jaminan suatu produk adalah hal penting yang perlu anda perhatikan. Beberapa perusahaan memberikan garansi produk yang mereka jual ke masyakat umum, karena jaminan kepuasan pelanggan yang lebih yang diberikan oleh perusahaan. Bahkan beberapa perusahaan memberikan lagi garansi (jaminan) produk kembali bila ditemukan produk yang dijual untuk masyarakat tidak sesuai yang diharapkan oleh pengguna produk mereka. Ini merupakan tingkat pelayanan terbaik yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan terbesar dan terbaik dalam produk yang dihasilkan oleh mereka.

Belilah apa yang Anda butuhkan. Jangan beli apa yang anda inginkan. Ingat, yang diinginkan belum tentu dibutuhkan. Untuk itu, buatlah skala prioritas. Sukses selalu untuk Anda.
 
;